LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I: MANIPULASI ALAT-ALAT PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I:
MANIPULASI ALAT-ALAT PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK
LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK I
DISUSUN OLEH :
ADITH ANDRIZAL
(A1C119065)
NAMA DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
Percobaan Ke -3
VII Data Pengamatan
7.1 Corong Pemisah Standar
|
No |
Prosedur |
Fungsi alat dan bahan |
Tujuan prosedur |
Hasil |
|
1. |
Dimasukkan eksrtrak teh kedalam corong pemisah standar, Kemudian dimasukkan kloroform kedalam corong pemisah. Lalu digoyang diaduk secara perlahan |
• Corong pemisah: untuk memisahkan komponen-komponen dalam suatu campuran diantara dua fase pelarut. • Ekstrak teh sebagai pelarut zat untuk pembanding • Kloroform: sebagaizat pelarut zat untuk pembanding |
Untuk mengaduk dengan menghomogenkan dua larutan dalam corong pemisah. |
Corong pemisah dapat memisahkan suatu dua zat komponen dalam satu wadah |
|
2. |
Dibuka kran corong pemisah mengeluarkan hasil kedua zat pemisahan. |
• Kran: untuk membuka/ menutup larutan agar tidak tumpah/ menuangkan larutan pemisah tersebut. |
Untuk memisahkan hasil kloroform dan ekstraks teh |
Diperoleh nya hasil pemisahan antara dua komponen zat dari corong pemisah |
7.2 Corong Pemisah Manipulasi
|
No |
Prosedur |
Fungsi alat dan bahan |
Tujuan prosedur |
Hasil |
|
1. |
Dimodifikasi alat corong pemisah dengan alat sederhana, dari botol aqua, selang kecil, kawat penyangga, kran kecil, dan gelas |
• Botol bekas: untuk sebagai alat pengganti corong pemisah • Selang: untuk sebagai untuk mengalirkan air dan minyak • Kawat penyangga: untuk sebagai meopang botol bekas • Gelas: untuk menampung air dan minyak yang sudah dipisahkan. • Minyak: sebagai bahan untuk sebagai larutan pembanding • Air : sebagai larutan pembanding |
Untuk memanipulasi barang sederhana untuk pengganti alat laboratorium corong pemisah |
Alat corong pemisah yang dimodifikasi dari barang sederhana berfungsi dengan baik seperti alatcorong pemisah standar |
|
2. |
Dimasukkan minyak dan juga air ke dalam corong pemisah yang sudah dimodifikasi. Dan diaduk dan dituang kedalam gelas hasil pemisahan |
• Corong pemisah: unuk memisahkan komponen dua zat kedalam satu wadah • Pengaduk: untuk melarutkan zat didalam corong pemisah • Gelas: untuk menampung hasil pemisahan minyak dan air |
Untuk mendapatkan hasil pemisahan didalam alat modifikasi corong pemisah |
Diperolehnya hasil pemisahan antara minyak dan air. Didapat didalam gelas masing-masing. |
VIII Pembahasan
8.1 Corong Pemisah Standar
Pada corong pemisah standar memiliki beberapa sisi. Yaitu tutup corong pada sisi atas corong pemisah sebagai penyumbat dan kran yang terdapat pada sisi bawah corong pemisah. Corong pemisah ini dibuat dari kaca borosilikat yang digunakan untuk proses ekstraksi atau memisahkan sampel yang memiliki densitas yang berbeda, sehingga akan terbentuk dua fase. Sampel yang digunakan pada video percobaan ini adalah ekstrak teh dan kloroform, yang dimana masing-masing sampel memiliki densitas yang berbeda. Sebelum melakukan uji coba pada corong pemisah pastikan terlebih dahulu kran dalam keadaan tertutup. Selanjutnya ekstrak teh dimasukkan kedalam corong pemisah, dan dimasukkan kloroform setelahnya. Setelah dimasukkan tutup corong pemisah bagian atas dengan rapat. Setelah itu di goyangkan campuran tersebut secara perlahan dengan satu arah putaran agar tidak terbentuknya emulsi. Pada saat menggoyangkan corong pemisah, sesekali buka kran untuk mengeluarkan gas. Campuran yang terdapat di dalam corong pemisah maksimal berisi ¾ dari corong pemisah. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari ledakan dan tekanan yang terlalu tinggi. Setelah melakukan prosedur-prosedurnya dengan benar, tampaklah bahwa terbentuk dua fase. Terdapat ekstrak teh pada fase atas, dan pada fase bawah terdapat lapisan kloroform. Kemudian buka kran corong pemisah sehingga mengeluarkan hasil kedua zat pemisahan.
8.2 Corong Pemisah Manipulasi
Pada memanipulasi suatu alat laboratorium dengan mengunakan alat yang sederhana bertujuan agar lebih memudahkan proses dalam kegiatan praktikum, dengan memanfaatkan barang-barang yang mudah didapatkan pada kehidupan sehari-hari. Akan tetapi pada memanipulasi alat dari barang sederhana ini tidak menyimpang dengan fungsi alat standar laboratorium yang sesungguhnya. Pada video percobaan manipulasi corong pemisah ini menggunakan alat-alat yang sederhana atau alat-alat yang mudah untuk didapatkan, seperti botol aqua, selang kecil, kran kecil, kawat, dan gelas serta bahan yang digunakan pun mudah untuk didapatkan seperti air dan minyak. Mula-mua rangkai alat corong pemisah dengan alat sederhana, dari botol aqua, selang kecil, kawat penyangga, kran kecil, dan gelas. Kemudian masukkan air dan minyak kedalam corong pemisah yang telah dimodifikasi tersebut. Diaduk hingga tercampur dan keluarkan air melalui kran bawah hingga benar-benar keluar semua dan ditampung dalam suatu gelas dan dikeluarkan juga minyaknya dengan menggunakan gelas yang berbeda dengan gelas tampungan air tadi. Sehingga diperoleh hasil bahwa minyak dan air telah terpisah dalam gelas yang berbeda.
IX Pertanyaan
1. Bagaimana menentukan bahwasanya alat modifikasi corong pemisah itu sesuai dengan alat standarnya?
2. Bahan apa saya yang bisa menggantikan minyak goreng pada modifikasi corong pemisah?
3. Mengapa hanya sampel yang dapat digunakan mimiliki densitas yang berbeda-beda?
X Kesimpulan
Kesimpulan yang diperoleh pada percobaan ini adalah baik corong pemisah standar maupun corong pemisah manipulasi, kedua-duanya merupakan suatu peralatan yang digunakan dalam ekstraksi cair-cair untuk memisahkan komponen-komponen dalam suatu campuran antara dua fase pelarut dengan densitas berbeda yang takcampur. Baik corong pemisah standar maupun corong pemisah manipulasi sama-sama memiliki bagian yang sama. Perbedaannya hanya terletak pada bahan-bahan dari corong pemisah standar dan corong pemisah manipulasi. Akan tetapi fungsinya sama-sama untuk memisahkan komponen zat dalam suatu campuran diantara kedua fase.
XI Daftar pustaka
Andriani, Ririn. 2016. Pengenalan Alat-Alat Laboratorium Mikrobiologi Untuk Mengatasi Keselamatan Kerja dan Keberhasilan Praktikum. Jurnal Mikrobiologi. Vol. 1. No. 1.
Dwijendra, I Made., dkk. 2014. Aktivitas Antibakteri Dan Karakterisasi Senyawa Fraksi Spons Lamellodysidea Herbacea Yang Diperoleh Dari Teluk Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi. Vol. 3. No. 4.
Ednom, W., 1998, Percobaan Penggunaan Hasil Modifikasi Alat Ukur Dolok di Air, Jurnal Penelitian Hail Hutan, Vol. 16, No 1
Wijaya, Agung., dkk. 2006. IPA Terpadu. Jakarta: Grasindo.
baiklah, perkenalkan
BalasHapusNama : Gustina Romarti Fajrin
Nim : A1C119053
Akan menjawab pertanyaan adith yang nomor (3)
jadi, alasan mengapa sampel yang digunakan memiliki densitas yang berbeda karena emang pada teorinya pemisahan dua fasa dengan menggunakan alat corong pisah ini untuk memisahkan dua larutan yang memiliki densitas yang berbeda sehingga bisa dipisahkan.
Prinsip nya adalah bahwa pada zat cair yang memiliki densitas lebih besar akan berada dibawah fasa dan berada di cekungan corong pisah, sedangkan zat cair yang memiliki densitas lebih kecil akan berada di fasa atas atau berada diatas zat cair yang memiliki densitas yang lebih kecil. sehingga nanti ketika katub penutup dibuka maka benda yang memiliki densitas lebih kecil akan keluar dari katup tersebut sehingga larutan tersebut dapat dipisahkan.
Baiklah saya febby rahmadayani (A1C119052) akan menjawab pertanyaan adit no 3.
BalasHapusTidak ada waktu yang pasti dikarenakan Corong pemisah atau corong pisah adalah peralatan laboratorium yang digunakan dalam ekstraksi cair-cair untuk memisahkan komponen-komponen dalam suatu campuran antara dua fase pelarut dengan densitas berbeda yang takcampur.
Apabila sudah terbentuk maka tidak perlu di goncang lagi
Baiklah saya sindi permata sari, dengan nim A1C119064 ingin menjawab pertanyaan no 2, bahan lain yang bisa digunakan adalah ekstrak daun,ekstrak teh maupun lainnya. Tujuannya adalah sama untuk memisahkan kedua fase tersebut
BalasHapus