JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I : REAKSI-REAKSI HIDROKARBON

 

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I :

REAKSI-REAKSI HIDROKARBON

 

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA ORGANIK I

 


 

DISUSUN OLEH :

ADITH ANDRIZAL

(A1C119065)

 

 

NAMA DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021


Percobaan Ke –5

 

  I  Judul                     :   Reaksi-reaksi Hidrokarbon

  II  Hari, Tanggal     :   Senin, 15 Maret 2021

  III  Tujuan               :   Adapun tujuan dari percobaan ini, antara lain :

1.      Dapat menjelaskan sifat-sifat fisik maupun kimia dari senyawa hidrokarbon

2.      Dapat menuliskan reaksi-reaksinya pada senyawa-senyawa tersebut

IV  Landasan Teori      

            Suatu senyawa yang hanya terdiri dari karbon dan hidrogen saja ialah klasifikasi hidrokarbon yang dimana karbon lainnya dapat dianggap sebagai turunan dari hidrokarbon. Hidrokarbon sendiri masih dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu : hidrokarbon alifatik yang di dalamnya termasuk berantai lurus, berantai cabang, dan rantai melingkar. Dan hidrokarbon aromatik yang hanya mengandung cincin atom karbon yang bisa dibilang sangat stabil (Nonugro, 2019).  https://saptononugrohadi.wordpress.com/klasifikasi-hidrokarbon/

 Suatu proses alami dan limbah antropogenik di lingkungan ialah asal dari Hidrokarbon Aromatik Polisiklik yang merupakan suatu polutan yang ada udara, tanah, dan padatan lalu mengendap pada fase cairnya (sedimen) lalu berkembang diakibat pembakaran tidak lengkap oleh material organik. Laju penambahan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik didalam tanah tegantung atas tiga fase, yaitu fase eksponensial, fase lanjutan dengan pertumbuhan pseudo-linear, dan fase pseudo-stasioner pada kondisi tidak ideal (Kurniawan, 2018). https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/17317

Suatu senyawa hidrokarbon dapat di identifikasi dengan cara membakar sampel yang akan diuji. Jika sampel yang akan di uji adalah  senyawa hidrokarbon, pembakaran tersebut akan mengubah atom karbon ( C ) menjadi karbon dioksida (CO2) dan hidrogen ( H ) menjadi uap air (H2O). dengan reaksi :

Sampel + O2 → CO2 + H2O

 Kemudian hasil reaksi tersebut yang berupa CO2 dan H2O tersebut dapat dilakukan pengujian sebagai berikut:

Air Kapur                                  Endapan putih

Kertas Kobalt biru + H2O  →  kertas kobalt merah muda
Jika pada uji coba tersebut hasil yang didapatkan sesuai, artinya senyawa yang kita uji merupakan  suatu senyawa hidrokarbon. https://www.quipper.com/id/blog/mapel/kimia/hal-penting-hidrokarbon-kimia-kelas-11/

Sifat-sifat hidrokarbon terdapat 2 sifat yaitu: sifat fisis dan sifat kimia. Sifat fisis terdiri dari Titik cair dan titik didihnya yang dimana semakin besar massa molekul relative atau semakin panjang suatu rantai karbon pada alkana dan alkena maka semakin tinggi pula titik leleh, titik didih, dan massa jenisnya. Sedangkan pada sifat kimianya terdapat reaksi dengan cara pembakaran, subsitusi/adisi dan Perengkaha/penjenuhan ikatannya (Hasna, 2015). http://hasnanurfadilah12.blogspot.com/2015/02/sifat-sifat-hidrokarbon.html

V  Alat dan Bahan

5.1  Alat

1.    Botol reagen 

2.    Rak Tabung reaksi

3.    Tabung reaksi

4.    Pipet tetes

5.    Kaca arloji

6.    Korek api

5.2 Bahan

1.    n-heksana

2.    Aquades

3.    klorobenzena

4.    Kloroform

5.    KMnO4

6.    H2SO4

VI  Prosedur Kerja

 6.1  Sifat Fisik Hidrokarbon

6.1.1 Sifat Fisik Hidrokarbon terhadap kelarutan dalam air

·         Dimasukkan 5 tetes n-heksana ke dalam tabung reaksi dab kemudian tambahkan  5 tetes aquades dan kocok

·         Dimasukkan klorobenzena ke dalam tabung reaksi dan ditambahkan 5 tetes aquades dan dikocok

6.1.2 Sifat Fisik Hidrokarbon terhadap kelarutan dalam klorofom

·         Masukkan 5 tetes n-heksana ke dalam tabung reaksi dan tambahkan 5 tetes kloroform dan kocok

·         Masukkan 5 tetes klorobenzena ke dalam tabung reaksi dan tambahkan 5 tetes kloroform dan kocok

6.2. Sifat Kimia Hidrokarbon

6.2.1 Sifat Kimia Hidrokarbon dengan Pembakaran

·         Diambil sampel n-heksana dan diteteskan di kaca arloji sebanyak 5 tetes dan kemudian bakar dengan korek api

·         Diambil sampel klorobenzena dan diteteskan di kaca arloji sebanyak 5 tetes dan kemudian bakar dengan korek api

6.2.2. Sifat Kimia Hidrokarbon melalui Uji KMnO4

·         Dimasukkan 5 tetes n-heksana ke dalam tabung reaksi dan kemudian tambahkan  setetes demi setetes larutan 1 % KMnO4 dan kemudian kocok

·         Dimasukkan 5 tetes klorobenzena ke dalam tabung reaksi dan kemudian tambahkan  setetes demi setetes larutan 1 % KMnO4 dan kemudian kocok

6.2.3. Sifat Kimia Hidrokarbon melalui Uji H2SO4

·         Dimasukkan 5 tetes n-heksana ke dalam tabung reaksi dan kemudian tambahkan  3 tetes H2SO4 pekat melalui dinding tabung dan kocok

·         Dimasukkan 5 tetes klorobenzena  ke dalam tabung reaksi dan kemudian tambahkan  tambahkan  5 tetes H2SO4 pekat melalui dinding tabung dan kocok

Berikut adalah link video sebagai referensi terkait percobaan ini  :

https://youtu.be/-9O6GYAtcrs

Permasalahan :

1.      Apakah jumlah larutan sangat berpengaruh pada percobaan tersebut?

2.      Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pada percobaan tersebut?

3.      Pada uji coba mengunakan H2SO4, kenapa penambahan H2SO4 sebanyak 3 tetes dimasukkan harus melalui dinding tabung ? apakah berpengaruh pada hasil akhirnya?

 

Komentar

  1. Baiklah, saya Suci Rohana Putri Tambunan (A1C119050), ingin menjawab soal no.2.
    Faktor yang mempengaruhi percobaan pada video tersebut yaitu suhu, konsentrasi larutan, kecepatan pengadukan dan banyaknya sampel yang digunakan.

    BalasHapus
  2. Baiklah, perkenalkan.
    Nama : Gustina romarti fajrin
    Nim : A1C119053
    akan menjawab pertanyaan adith yang nomor (1)

    pengaruh banyaknya belarut dalam percobaan ini adalah semakin banyak pelarut yang diberikan maka semakin cepat sampel melarut dan semakin mudah dua zat tersebut untuk bereaksi. seperti yang kita ketahui juga bahwa semakin banyak ppelarut semakin mudah bereaksi

    BalasHapus
  3. Baiklah perkenalkan nama saya Lela Sastry Br Sormin dengan Nim A1C119086 akann menjawab pertanyaan no 3
    Iya ,karna berpengaruh dengan hasilnya nanti , supaya tidak langsung jatuh kedalam larutan tersebut

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I : REAKSI-REAKSI ALKOHOL

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I: REAKSI-REAKSI ALKOHOL

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I: METODE EKSTRAKSI SENYAWA-SENYAWA ORGANIK

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I: PEMBUATAN SIKLOHEKSANON

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I : PEMBUATAN SIKLOHEKSANON

JURNAL ANALISA KUALITATIF UNSUR-UNSUR ZAT ORGANIK

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I : REAKSI-REAKSI ALDEHID

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I: REAKSI-REAKSI HIDROKARBON

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I : ANALISA KUALITATIF UNSUR-UNSUR ZAT ORGANIK

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I : KROMATOGRAFI KOLOM